Fahri Sebut Tentang Diskusi Novanto Dan Jokowi Soal Perlindungan

Fahri Sebut Tentang Diskusi Novanto Dan Jokowi Soal Perlindungan

Fahri Sebut Tentang Diskusi Novanto Dan Jokowi Soal Perlindungan

PolitikBersuara –  Setya Novanto selaku ketua DPR telah resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi untuk yang kedua kalinya pada 11 November 2017. Sesaat setelah menjalani pemeriksaan pertama, Setya Novanto sempat mengutarakan sebuah langkah yang meminta perlindungan kepada Presiden Joko Widodo.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebutkan saat dia menyuruh pada Novanto untuk meminta perlindungan pada Presiden Jokowi. “Saya bilang ya sudah bilangin dong kepada Presiden, apa yang terjadi pada Bapak (Novanto) laporkan saja dan buat laporan kepada pemerintah,” Ungkap Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu(22/11).

jelaspoker

“Saya ya bilang gitu, kemudian Pak Novanto cerita untuk meminta waktu karena agak sulit mencari waktu, dia masih bunggung dengan ini semua, tajut bercampur aduk dengan pusing, karena kasus ini sudah di tindak terus oleh KPK, jadi dia binggung banget hadapin semua ini, kalau saya sih suruh dia lebih cepat lapor sih lebih bagus, tapi beliau sih Novanto ragu-ragu untuk melakukan langkah itu.

Fahri menyebutkan, Novanto akhirnya ketemu juga sama Presiden Jokowi. Dua kali sempat Ketua DPR itu bertemu dengan kepala negara. “Yang saya tahu ya dua kali sih. Ada yang ketemunya dengan sengaja, ada juga yang ketemu dengan tidak disengaja,” Ceritanya.

Usai melakukan pertemuan dengan Presiden, Novanto bercerita panjang pada Fahri. Dari Cerita Fahri, koleganya itu mengatakan bahwa Presiden tidak bisa dan tidak dapat berbuat banyak. Sebab Presiden sedang dalam posisi mendapat banyak tekanan dari berbagai pihak yang tersangkut dalam kasus tersebut.

“Dia (Novanto) ngomong ke Presiden dalam segalaa tekanan yang sangat keras, dari orang-orang yang berada disekitar situ. Lobi-lobi KPK ini kan ngeri sekali, saya sebelum dipecat PKS saja kemarin kan KPK duluan dulu ke PKS supaya saya segera dipecat,” ungkapnya.

Bekas politisi PKS ini memantau ke arah kasus ada kejanggalan dalam penanganan kasus mega korupsi e-KTP ini. Mulai dari proses kong kali kong yang dilakukan oleh KPK terhadap Novanto untuk tidak langsung memenuhi panggilan pansus hingga semua permintaan untuk tidak memanggil atau menyeret Ketua KPK Agus Rahardjo.

Itu kan semua cerita masuk melalui Pak Nov, Pak Nov itu kenal betul orang-orang yang di dalam KPK, setelah Nazaruddin yang banyak punya hubungan ke KPK ya Pak Nov,” Ceritanya.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *