Jokowi Unggul Dari Prabowo Di Pilpres Menurut Survei Poltracking

Jokowi Unggul Dari Prabowo Di Pilpres Menurut Survei Poltracking

Jokowi Unggul Dari Prabowo Di Pilpres Menurut Survei Poltracking

PolitikBersuara –  Peluang Joko Widodo untuk mempertahankan Posisinya sebagai Presiden RI di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang masih cukup besar menurut hasil survei Poltracking.

Hal ini dituliskan dengan tingkat keterpilihan atau elektabilitas Joko Widodo alias Jokowi yang masih sangat besar. Selain itu tingkat kepuasan masyarakat terhadap program kinerjanya sebagai presiden, juga terhitung sangat besar.

jelaspoker

Poltracking memulai survei tersebut pada 9 – 16 November lalu di 34 provinsi melalui metode strattek random sampling. Survei dijalankan terhadap 2.400 tanggapan dengan ‘marjin or errornya’ memperoleh plus-minus 20 persen. Melalui pertanyaan terbuka, 42,3 persen tanggapan mengucapkan nama Joko Widodo. Di belakangnya, dengan 17,9 persen nama yang diucapkan adalah Prabowo Subianto.

Nama Wakil Presiden RI Jusuf Kalla berada di tempat ketiga dengan nilai suara 0,8 persen, lalu di tempel oleh Penglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan 0,7 persen dan seterusnya mantan Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudoyono (AHY) dengan nilai yang mirip dengan Gatot Nurmantyo. Setelahnya terdapat juga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan 0,3 persen

Melalui survei semi terang – terangan dengan 30 nama kandidat yang diserahkan ke tanggapan, nama Joko Widodo atau Jokowi tetap berada di urutan pertama dengan 48,5 persen, dibuntuti oleh Prabowo Subianto dengan 2,1 persen. Di posisi ketiga ada Gatot Nurmantyo dengan 2,0 persen, seterusnya Anies Baswedan 1,4 persen dan Ahok 1,3 persen. Pada Survei terang-terangan 20 nama, Jokowi berada tetap pertama teratas dengan 48,8 persen dan Prabowo hanya 24,7 persen.

Pada survei lima lembaga, Jokowi berada di pertama paling atas dengan 52,2 persen dan Prabowo hanya 26,0 persen. Pada perbandingan dua nama alias head to head Jokowi dan Prabowo, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendapat 53,8 persen dan Prabowo memperoleh 31,0 persen. Sisanya 13,8 persen mengaku tidak mau tahu dan tidak mau menjawab.

Sementara di tanya kepuasan kinerja pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla, sebanyak 58,2 persen tanggapan menjawab puas, 11,8 persen tanggapan mengaku sangat puas. Pada survei tersebut 18,8 persen menjawab tidak puas dan 2,7 persen menjawab sangat tidak puas. Sementara sisanya 9,6 persen menjawab tidak mau tahu dan tidak mau menjawab.

Dalam acara pengeluaran hasil survei yang digelar di Hotel Sari Santika, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017), Sekjen Pimpinan pegawai Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muhani, mengatakan bahwa perolehan Jokowi memang tinggi.

Kita lihat di catatan APBN, lebih dari seratus triliun (rupiah) anggaran dibuangkan untuk dana desa. Saya kira itu anggaran amat luar biasa, bisa saja dihamburkan Jokowi sehingga nilai positif Jokowi di desa -desa sangat naik,” Ungkapnya.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *