KPK Menyelidiki Berita Harta Kekayaan Setya Novanto

KPK Menyelidiki Berita Harta Kekayaan Setya Novanto

KPK Menyelidiki Berita Harta Kekayaan Setya Novanto

PolitikBersuara –  Juru Bicara Komisi KPK Febri Diansyah menyebutkan pihaknya masih tetap fokus mempelajari kasus tindak pidana korupsi pada kasus e-KTP yang melibatkan Setya Novanto selaku Ketua DPR RI. Hal tersebut diceritakan Febri, menjawab adanya pihak yang mendukung agar lembaga antirasuah itu mempelajari dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Saat ini KPK masih fokus pada dugaan intelnya,” Ungkap Febri, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (23/11/2017). KPK juga didorong untuk menelusuri kebenaran LHKPN Novanto, yang nilainya mencakup Rp 115 miliar. Untuk hal ini Febri mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan Upaya tersebut. “Untuk LHKPN tentu juga kita pelajari,” ungkap Febri. Namun, saat ditanya apakah dengan menelusuri LHKPN, KPK sedang meninjau pada pengusutan pelaku pencucian uang oleh Novanto, Febri menjawabnya tidak.

jelaspoker

Indonesia Corruption Watch (ICW) sebelumnya pernah mendesak KPK untuk memproses dugaan pencucian uang yang dilakukan Setya Novanto selaku ketua DPR. Ketua DPR RI itu diduga bersandiwara asal-usul uang yang diperoleh dari korupsi.

“Yang penting berkaitan dengan kasus e-KTP, kami dorong KPK jalankan pasal pencucian uang pada kasus Setya Novanto,” ungkap Koordinator Divisi KPK Politik ICW Donald Fariz di Kantor pusat ICW Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Donald mengatakan, jika melihat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikeluarkan kepada KPK, harta kekayaan yang di miliki Setya Novanto pada 2015 sebesar Rp 115 miliar. Harta itu termasuk tanah, bangunan dan aset yang dimilikinya.

Donald menyebutkan, kebenaran mengenai laporan data LHKPN itu harus dilihat kembali. Sebab, beberapa ahli dan pengamat properti menghitung harga rumah yang dimiliki Setya Novanto saat ini saja mempunyai harga Rp 200 miliar. Belum lagi, menurut Donald, beberapa waktu lalu ada acara adat peresmian jet pribadi yang di ketahui dimiliki Setya Novanto.

“Walaupun itu dibantah, harus kita cari tahu lagi. Apalagi Ketua DPD Golkar Provinsi Bali mengatakan itu milik Setya Novanto,” Cerita Donald. Selain itu, fakta-fakta yang terungkap dalam sidang kasus dugaan korupsi mengenai pencucian data e-KTP mendukung adanya dugaan korupsi uang yang dijalankan Novanto.

BANDAR DOMINO ONLINE | BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *