Prabowo di panggil Presiden saat menghadiri Ultah Gerindra

Prabowo di panggil Presiden saat menghadiri Ultah Gerindra

Prabowo di panggil Presiden saat menghadiri Ultah Gerindra

Prabowo di panggil Presiden saat menghadiri Ultah Gerindra

Politik Bersuara – Politik Indonesia, Partai Gerakan Indonesia Raya, atau Gerindra merayakan hari ulang tahun ke-10 Partai Gerindra di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu 10 Februari 2018.

Berdasarkan pantauan, kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disambut antusias oleh kader-kader Partai Gerindra yang sudah menunggu sejak Sabtu pagi.

“Insya Allah meriah,” kata Prabowo.

7udi

Teriakan serentak “Gerindra menang” dan “Prabowo Presiden” menggema, saat kedatangan Prabowo di lokasi utama puncak perayaan HUT ke-10 Partai Gerindra.

“Gerindra Menang, Prabowo Presiden,” teriak massa kader dan simpatisan Gerindra serentak.

Di acara HUT Gerindra, tampak hadir Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno. Kedatangan Anies dan Sandi juga disambut meriah oleh para kader Gerindra.

Selain itu, tampak hadir Rachmawati Soekarnoputri, Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, Sekjen Partia Gerindra, Ahmad Muzani, Ketua DPD Gerindra Provinsi DKI Jakarta, M. Taufik dan pengurus DPP, petinggi dan pendiri partai itu.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengaku sering ditanya soal kemungkinan dirinya maju kembali di Pilpres 2019. Prabowo masih membuka peluang maju di Pilpres 2019.

“Pak Prabowo, maju nggak, nyapres atau tidak?” kata Prabowo menuturkan pertanyaan yang ditujukan kepada dirinya. Prabowo bicara dalam acara HUT ke-10 Gerindra di kantor DPP Gerindra, Jaksel, Sabtu (10/2/2018).

Menurut Prabowo, pertanyaan itu terlalu dini. Dia memilih mengabaikannya untuk sementara waktu.

“Saya bilang masih lama. Pendaftaran Agustus, kok sekarang ribut-ribut,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, dirinya seorang pendekar. Bagi pendekar, yang paling utama ialah kepentingan bangsa, bukan jabatan.

“Karena apa? Seorang pendekar yang utama bagi dia adalah kepentingan bangsanya,” sebutnya.

Meski demikian, Prabowo mengisyaratkan siap maju di Pilpres 2019 andai rakyat meminta. Syarat lain adalah andai ada dukungan yang pasti untuknya.

“Kalau rakyat meminta, kalau partai menugaskan, kalau ada dukungan yang benar bukan rekayasa. Kalau polling bisa kita pesan asal bayar… ‘Ehlu bikin ya pollinggue 80 persen’. Kita harus legowo,” tuturnya.

“Bukan jabatan yang penting, yang penting adalah pengabdian,” tegas Prabowo.

BANDAR BOLA ONLINE | BANDAR LIVE CASINO ONLINE | BANDAR JUDI ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di 7udi, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama
7udi Agen Judi Online Terpercaya”

7udi

Silahkan Hubungi Costumer Service 7udi
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *